Inspirational Stories
Otak Pria vs Otak Wanita - Mengelola Perbedaan Pria & Wanita
04 August 2016
jpeg vr new-8

Keluarga Indonesia
, minggu lalu kita sudah membahas tentang perbedaan pria dan wanita, mengapa wanita cenderung lebih cerewet dibanding pria minggu lalu. Mengapa suami saya pendiam dan istri saya cerewet adalah topik yang sering kita dengar atau kita alami, hari ini kita lebih mau mendalami dari sudut pandang perbedaan pria dan wanita dan tipe perilakunya. Mengenali perbedaan pria wanita juga tergantung dari otaknya, apakah otak pria dan wanita berbeda ? apakah pengaruhnya ?

Mengapa wanita cenderung banyak bicara dan pria lebih pendiam ?
Banyak penelitian (salah satunya John Gray) mengungkapkan bahwa wanita membutuhkan mengucapkan kata-kata 3 kali lipat dari seorang pria, hal inilah yang mengakibatkan kecenderungan wanita atau istri lebih cerewet dari seorang pria.
 
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, Amerika Serikat mengungkap fakta yang unik tentang wanita. Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa wanita berbicara 3 kali lipat daripada laki-laki.
 
"Science explains why women talk more than men", The Dubai Chronicle 2/22/2013: Previous research by Louann Brizendine at the University of California found that women speak an average of 20,000 words daily compared to only 7,000 words for men. This means that on average, women talk nearly three times as much as men.Feb 22, 2013

 
Belum lagi kalau kita tambah dengan pengetahuan tentang tipe perilaku, yangmana setiap tipe perilaku dapat mengakibatkan kecenderungan menjadi lebih cerewet atau tidak.
 
Mengapa wanita lebih cerewet ?
Wanita memiliki kecenderungan menyampaikan apa yang dipikirkan dan dirasakan kepada pasangannya lewat kata-kata. Wanita lebih senang untuk didengarkan dari pada dipotong pembicarannya dan diberi jalan keluar. Ketika wanita bicara itu bukan berarti minta dikasih saran atau jalan keluar.

Mengapa Pria lebih memilih diam ?
Pria lebih senang memikirkan secara logis dan praktis atas topik yang disampaikan lawan bicaranya, Pria hanya bicara untuk memberikan solusi atau jalan keluar, sehingga pria terkesan lebih pendiam.

Topik yang sering dibicarakan wanita ?
Wanita memiliki topik-topik yang sering dibicarakannya:

  • Shopping/belanja.
  • Diet dan olahraga.
  • Liburan.
  • Kesehatan.
  • Makan siang.
  • Pacar.
  • Masalah percintaan orang lain.
  • Soal anak sendiri atau anak orang lain.
  • Resep masakan.
  • Pertengkaran dengan pasangan.
  • Ukuran baju.
  • Film / Sinetron.
  • Idola.
  • Mertua.
  • Operasi kosmetik.
  • Mengeluhkan pasangan.
  • Bagaimana orang menjadi tua yang baik?

Apa hubungannya wanita lebih cerewet dengan kemampuan otak wanita ?
  1. Protein Otak: Di dalam otak terdapat protein yang diproduksi oleh gen bernama FOXP2. Protein tersebut bertanggung jawab terhadap kemampuan seseorang untuk berbicara. Peneliti di University of Maryland School of Medicine telah menemukan bahwa otak wanita mengandung 30 persen protein FOXP2 lebih banyak dibandingkan pria.
  2. Prefrontal Cortex (PFC): Bagian otak lainya pada wanita yang berbeda dari laki-laki adalah prefrontal cortex (PFC). Bagian otak PFC ini bertugas untuk berpikir, berencana, pengambilan keputusan, mengontrol emosi dan tubuh, empati, dan moral. Bagian PFC pada wanita lebih berkembang daripada pria. Itulah mengapa secara umum wanita memang lebih pintar daripada pria. Lalu mengapa wanita merasa tersinggung saat pembicaraan atau curhatnya dipotong di tengah jalan? Jawabannya mudah, wanita hanya perlu untuk didengarkan. Ia tidak butuh solusi karena ia lebih cerdas dari pada pria. Jadi, yang perlu kamu lakukan saat menghadapi wanita yang sedang curhat, cukup dengarkan hingga tuntas.
  3. Jembatan Otak (Corpus Callosum): Teori pembagian wilayah otak ada bermacam-macam. Salah satunya adalah pembagian otak menjad dua bagian besar, otak kanan dan otak kiri. Nah, kedua bagian besar ini dihubungkan oleh corpus callosumPada wanita, bagian corpus callosum ini berukuran tiga kali lebih besar daripada laki-laki. Dampaknya adalah wanita dapat dengan mudah memroses banyak informasi dalam waktu yang bersamaan (multitasking). Untuk berbicara, laki-laki memikirkan tujuan ia berbicara terlebih dahulu sebelum berbicara. Sedangkan wanita bisa memikirkan tujuan ia berbicara bersamaan dengan waktu ia bicara.
  4. Hormonal: Hormon oksitosin aktif saat manusia terhubung dengan orang lain lewat interaksi seperti berjabat tangan, mengobrol, kontak mata, gestur tubuh dan berpelukan. Nah, aktifnya hormon ini membuat wanita merasa bahagia. Saat wanita kekurangan hormon oksitosin, ia akan lebih banyak mengomel. Kemudian jika wanita sedang mengomel, tentu saja seorang wanita akan lebih cerewet karena banyak kata-kata yang dikeluarkan. Sebuah penelitian lain mengenai hormon wanita dilakukan oleh Elizabeth Hanson dari Universitas Western Ontario. Wanita memiliki tingkat hormon estrogen yang tinggi, akibatnya, kemampuan artikulasi dalam berbicara dan motoris halus wanita meningkat.
 Apa tips kita bagi Pria atau Suami ?
Dapat kita simpulkan dari pembicaraan kita tentang mengapa wanita lebih cerewet, maka pria dapat menyikapinya dengan:
  • Mengerti terlebih dahulu bahwa setiap insan adalah UNIK dan SPESIAL, berbeda secara tipe perilaku.
  • Pahami bahwa Wanita memiliki struktur otak, protein, hormon dalam otak yang berbeda, jadi ada kecenderungan fisiologis untuk wanita lebih banyak bicara.
  • Terapkan prinsip 3 M: Mengenali, Menerima, Menyesuaikan. Yangmana kedua belah pihak harus terus belajar saling menyesuaikan supaya kualitas hubungan menjadi lebih harmonis walaupun dalam dua insan yang berbeda.
 
 
Tips of the Day
 “Walaupun wanita itu unik dan sulit dimengerti, tetapi ketahuilah bahwa wanita adalah pasangan yang sepadan bagi seorang pria”
 (Family DISCovery)