Inspirational Stories
Mengenali Keunikan Anak - Mengidentifikasi tipe perilaku anak
09 June 2016
jpeg new-2

Keluarga Indonesia
, kali ini kita akan membahas Mengenali Keunikan Anak.
Seperti minggu lalu kita bahas bahwa anak seperti ikan dan keluarga seperti akuarium, maka tipe perilaku anak sangat dipengaruhi oleh orang-orang dewasa yang ada di sekelilingnya. Kita tahu bahwa mendidik anak dan mengembangkannya menjadi anak sukses tidak bisa hanya karena peran sang anak sendiri. Tetapi “peran aquarium” atau peran keluarga SANGAT memegang peranan dalam menentukan arah kesuksesan anak-anak kita.

3 faktor yang mempengaruhi perilaku anak adalah:
  1. K – Keturunan
  2. T – Teladan = Dipengaruhi oleh significant adults hingga usia anak 12 tahun.
  3. P – Pengalaman = mulai mempengaruhi perilaku anak-anak sejak usia 8 tahun ke atas.
Berdasarkan ilmu perilaku kita akan membahas empat tipe perilaku dasar anak-anak kita yang akan menolong prangtua mengerti perbedaan perilaku anak sehari-hari.

Apa hubungannya tipe perilaku dengan ikan & akuarium yang kita bahas minggu lalu ?Tipe perilaku dipengaruhi dari tipe perilaku orangtua dan orang dewasa di sekelilingnya, karena tipe perilaku terbentuk lewat KTP.

Mengapa anak pertama saya pendiam dan anak kedua saya cerewetnya bukan main? Mengapa anak pertama saya rapih dan anak kedua saya berantakan ?
 
Karena setiap anak kita dilahirkan dengan UNIK & BERBEDA, anak pertama kita akan berbeda dengan anak kedua kita dan sebaliknya, karena anak-anak kita berbeda tipe perilakunya, tingkat kecerdasannya, minat dan bakatnya dan masih banyak lagi perbedaan-perbedaannya.

Ada berapa tipe perilaku dasar anak ?
Menurut Dr.William M. Marston, ada 4 tipe perilaku pada manusia, yaitu tipe Dominan, Intim, Stabil dan Cermat.

Bolehkah diuraikan kekuatan dan keterbatasan masing-masing tipe perilaku? Anak dengan tipe Dominan: Ingin dapat apa maunya dengan cepat, tegas, cenderung bergerak cepat, suka mengatur, calon pemimpin alamiah, kurang sabar, egois, suka memerintah. Anak dengan tipe Intim: ceria, suka bergaul, disukai teman, suka bicara, cenderung kurang teliti, ingin menyenangkan orang lain, takut tertolak. Anak dengan tipe Stabil: sabar, simpatik, menyelesaikan apa yang dimulai walau waktunya belum pasti, lamban, permisif, sulit menolak, bisa agak sensitif. Anak dengan tipe Cermat: suka informasi rinci, memperhatikan hal detil, cenderung teliti, terlalu sedikit bicara, terlalu banyak berpikir, sedikit teman.

Apakah bisa terjadi kombinasi dari 4 tipe perilaku anak ? Misalnya D dengan I menjadi DI, IS, IC,CD dan sebagainya? Bisa, ada yang tipe D murni, I murni, S murni, C murni, tetapi ada juga yang kombinasi. Maka perilakunya juga kombinasi dari uraian perilaku yang telah kita bahas.

Apakah tipe perilaku ini berhubungan dengan IQ (Kecerdasan) ?Tipe perilaku dan aspek kecerdasan tidak berhubungan langsung, karena berbeda kuadran atau area dalam diri kita. Artinya tidak ada hubungannya apakah orang D dan I selalu lebih cerdas dari orang dengan tipe S dan C ataupun sebaliknya.

Apakah tipe perilaku ini berhubungan dengan Minat & Bakat ?Seperti halnya dengan kecerdasan, tipe perilaku dan aspek minat dan bakat tidak berhubungan langsung, karena berbeda kuadran atau area dalam diri. Artinya tidak ada hubungannya apakah orang D dan I memiliki minat seni lebih tinggi dari orang dengan tipe S dan C ataupun sebaliknya. 

 
Tips of the Day
 “Mengenali tipe perilaku anak akan meningkatkan kualitas komunikasi orangtua anak.”
 (Family DISCovery)